Sidebar Ads

International

Tuesday, March 15, 2016

Membuka Kecerdasan Remaja Dengan Belajar



Membahas tentang kecerdasaan pasti akan membuat hati anda menjadi lebih semangat karena Allah menciptakan manusia dengan sempurna, yang pasti allah menciptakan manusia itu sama tetapi yang membedakannya adalah berbeda-beda pemikiran, dan pola berpikirnya ada yang rajin dan ada juga yang malas ini adalah salahsatu kuasa Allah telah menciptakan semua makhluq hidup di dunia ini dengan berpasang-pasangan. Di dunia ini ada salahsatu kaum yang mempunyai kelebihan sendiri dengan selalu melatih kecerdasannya dengan diri sendiri dan dorongan dari orangtua bahwa kamu harus bisa memanfaatkan kecerdasan ini yang telah Allah berikan kepada kamu. Kalau misalkan kita melihat dalam sisi kecerdasan manusia bahwa ada salahsatu manusia yang cerdas bahkan mereka selalau mengeluarkan ide-ide yang cemerlang bahkan produk-produknya sekarang sampai menyeluruh ke semua negara orang tersebut adalah orang-orang yahudi.
            Orang yahudi adalah salahsatu orang yang cerdas karena mereka selalu melatih kecerdasannya bahwa mereka harus bermanfaat untuk dirinya sendiri dan untuk oranglain. Mereka selalu mengeluarkan produk baru bahkan orang muslimpun memakainya, padahalkan orang-orang yahudi itu adalah musuh islam, kenapa di sebut musuh islam karena dia adalah salahsatu pasukan dajjal ketika kelak kiamat yang akan melawan kaum muslim maka kita sebagai remaja harus bisa menjadi benteng untuk melawan yahudi yaitu dengan cara kita menguasi ilmu dengan banyak mau itu ilmu agama atau ilmu tentang keduniaan. Salahsatu rahasia orang-orang yahudi yang selalu sukses dalam masalah produk yang barunya yaitu mereka tidaklah jauh dari belajar ketika kecil mereka selalu di latih oleh orangtuannya untuk menjadi orang yang berguna caranya mereka dengan belajar juga.
            Kita sebagai remaja muslim jangan sampai menjadi remaja yang lemah jangan sampai jadi remaja yang tidak berguna karena sekarang orang-orang yahudi sudah meracuni umat-umat muslim dengan produknya, dan mengakibatkan orang-orang muslim sekarang lalai terhadap waktu, pekerjaan, shalat, dan ibadahpun mereka tinggalkan demi meluangkan waktunya untuk memanfaatkan produk-produk yahudi yang sedang di pakainya. Ketika orang-orang yahudi membuat produk dan orang muslimpun sudah lalai terhadap ibadahnya maka orang-orang yahudi sedang tertawa terbahak-bahak karena mereka sukses telah meracuni umat muslim dengan produknya. Yang harus kita lakukan saat ini sebagai remaja muslim yaitu dengan cara membentengi badan kita dengan cara mencari ilmu sebanyak-banyaknya, dan jangan sampai lupa untuk belajar karena dengan belajarlah kita bisa mencapai ilmu dengan hasil kerja keras. Salahsatu yang harus kita lakukan sebagai remaja yang harus di lakukan untuk mengalahkan orang-orang yahudi dalam masalah ilmunya yaitu :
1.      Jangan pernah berhenti untuk belajar
2.      Hormati waktu
3.      Mengatur pola hidup 
4.      Percaya bahwa saya bisa
5.      Berdekat diri kepada sang maha kuasa
Ini adalah salahsatu yang bisa mengalahkan orang-orang yahudi dalam maslah belajar karena ini adalah salahsatu trik-trik orang yahudi.  Kita boleh meniru cara belajarnya tetapi kita tidak boleh meniru cara ibadahnya mereka. Selamat berjuang wahai pemuda muslim cerdas,kuat,tegas,disiplin!



Share:

Monday, February 15, 2016

Kecerdasan Emosi


Salah satu factor penting yang sangat berpengaruh dalam keberhasilan belajar adalah emosi. Hasil-hasil penelitian psikolog konterpoler menunjukan bahwa disamping adanya factor yang berasal dari IQ, ternyata belajar dan prestasi sangat ditentukan oleh Emotional Intelligence kecerdasan emosi.
a.       Urgensi kecerdasan emosi
Para ahli psikolog menyebutkan bahwa IQ hanya mempunyai peran sekitar 20% dalam menentukan keberhasilan hidup, sedangkan 80% sisanya ditentukan oleh factor-faktor lain. Diantara yang terpenting adalah kecerdasan emosi. Dalam kehiduoan banyak sekali masalah-masalah yang tidak dipecahkan semata dengan pengaruh kemampuan intelktuan seseorang. Kematangan emosi ternya sangat menentukan keberhasilannya. Dengan kata lain, kecerdasan emosi mempunyai kontribusi yang sngat besar dalam mencapai keberhasilan hidup.
            Penelitian yang dilakukan Daniel goleman tentang kompetensi-kompetensi yang mengantarkan kepada kesuksesan dalam pekerjaan apapun, membuktikan bahwa dalam menentukan pencapaian prestasi puncak dalam pekerjaan, peran IQ memang hanya menempati posisi kedua sesudah kecerdasan emosi.
b.      Pengertin Ciri-ciri kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi menunjukan kepada suatu kemampuan untuk memahami perasaan diri masing-masing dan perasaan orang lain kemampuan untuk memotivasi dirinya sendiri dan menata dengan baik emosi-emosi yang muncul dalam dirinya dan dalam berhubungan dengan orang lain.
1.      Kecerdasan diri mengetahui apa yang kita rasakan pada suatu saat, dan menggunakannya untuk memandu pengambilan keputusan diri sendiri, memiliki tolak ukur yang realitas atas kemampuan diri dan kepercayaan diri yang kuat. Meliputi kemampuan, menilai diri secara teliti, mengetahui kekuatan dan batas-batas diri sendir, percaya diri, keyakinan tentang harga diri dan kemampuan.
2.      Pengaturan diri menangani emosi kita sedemikian rupa sehingga berdampak positif kepada pelaksanaan tugas peka terhadap kata hati dan sanggup menunda kenikmatan sebelum tercapainnya suatu sasaran, mampu segera pulih kembali dari tekanan emosi.
3.      Motivasi mengguanakan hasrat kita yang paling dalam untuk menggerakan dan menuntun menuju sasaran, membantu kita mengambil inisiatif dan bertindak secara efektif, serta untuk bertahan menghadapi kegagalan dan frustasi.

4.      Empati merasakan yang diralaska orang lain, mampu memahami perpektif mereka, menumbuhkan hubungan saling percaya dan menyelaraskan diri dengan orang lain. Empat merupakan kecerdasan terhadap perasaan, kebutuhan dan kepentingan orang lain.  

Share:

Sunday, February 14, 2016

Teori Belajar


Untuk menjawab pertanyaan “ bagaimana proses belajar itu terjadi” ternate tidak mudah hal itu karena tidak semua ahli merumuskan sama.
Oleh karenannya ada baiknya di sini di paparkan beberapa pendapat antara lain sebagai berikut :
1.      Aliran skolastik
Kelompok ini beranggapan bahwa belajar tidak lain adalah mengulang-ulang bahan yang dipelajari  makin sering diulang maka makin dikuasai.
2.      Herbart
Jiwa manusia terdiri dari unsur-unsur kecil berupa tanggapan-tanggapan tersebut masing-masing mempunyai kekuatan. Makin kuat suatu tanggapan maka makin besar perannya dalam tingkah laku individu. Kuat lemahnya suatu tanggapan dipengaruhi oleh jelas dan tindaknya tanggapan tersebut serta tingkat frekuensinya. Oleh karena itu pendidik harus memberi tanggapan sejelas mungkin dan mengusahakan masukkan tanggapan tersebut sering mungkin ke dalam alam kesadaran.
3.      Aliran ilmu jiwa daya

Mereka beranggapan bahwa jiwa manusia mempunyai berbagai daya misalnya daya berhayal, daya berpikir, dan sejenisnya. Daya-daya tersebut dapat diperkuat dan diperbaiki fungsinya dengan dilatih. Misalnya untuk melatih daya ingat dengan jalan menghafal angka-angka, huruf-huruf, ungkapa-ungkapan, yang penting sini adalah pembentukan dan penguatan daya ingat. Demikian pula daya piker bisa dilatih dengan menggunakan masalah-masalah yang sulit-sulit secara terus menerus. Daya fantasi dengan kesusastraan. Perlu di ingat, aliran ini lebih mementingkan pembentukan daya-daya daripada bahan pelajaran. Dengan daya-daya yang mapan dan telah terlatih akan bisa digunakan terhadap segala macam soal atau bahan dalam bidang yang lain.  
Share:

Rahasia Metode Belajar Orang Yahudi



Rahasia yang terakhir dari kecerdasan orang-orang yahudi yang membuat mereka mampu menguasai pendidikan, media, ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi, hiburan dan sebagainya adalah rahasia metode belajar. Metode belajar yang dimiliki oleh orang-orang yahudi  membuat golongan ini sedemikian cerdas. Metode yang di miliki oleh orang-orang yahudi sebenarnya sangat sederhana dan bisa dilakukan oleh siapa saja selain yahudi, termasuk orang-orang yahudi. Tapi, pada umumnya bangsa-bangsa lain “acuh” terhadap metode belajar yangorang yahudi ini, sehingga mereka selamanya tertinggal dari yahudi.
            Metode ini bukan hanya sekedar metode dalam belajar, tapi sudah menjadi tradisi mereka. Metode-metode tersebut adalah :
1.      Bersadar pada keyakinan
Artinya orang-orang yahudi selalu percaya dan yakin pada ingatan yang mereka miliki.
2.      Menulis segala pelajaran, baik yang diperoleh disekolah, lingkungan masyarkat, teman, maupun keluarga, dengan jelas dan memakai tinta hitam. Dalam falsafah orang-orang yahudi ilmu adalah pancing, sedangkan tulisan adalah ikatannya. Jadi, pancing tidak akan berfungsi bila tidak diikat dengan kuat, yaitu dengan tulisan.
3.      Belajar dengan seorang bevrutad (pasangan belajar), dengan suara keras dan bernada.
4.      Belajar pada saat berjalan atau bergerak sambil bolak balik. Orang-orang yahudi melakukan seperti itu dengan rasa senang dan bahagia.
5.      Belajar di tempat yang penuh inspiratif. Bagi yahudi, tempat yang inspiratif disesuaikan dengan kondisi jiwa, hati, suasana, dan perasaan. Artinya tempat inspiratif tidak tetap dalam setiap harinya. Bisa saja hari ini belajar di bawah pohon atau di dekat bunga, tapi besok berubah ke taman bunga.
6.      Menghindari segala gangguan yang dapat merusak konsentrasi dan mengalihkan perhatian saat belajar.
7.      Menggunakan teknik-teknik konsentrasi yaitu, do’a, iringan music dan minum sebelum belajar akan badan terasa segar, atau hal-hal lain yang dapat memotivasi belajar.
8.      Memulai belajar dengan membaca sesuatu yang ringan dan menarik. Orang-orang yahudi belajar dari hal yang paling gampang ke hal yang paling sulit. Mereka tidak pernah menyalahi atau membalik metode itu, yaitu belajar dari yang paling sulit ke yang paling gampang.
9.      Belajar saat badan terasa fit, tidak mengantuk, dan pikiran sedang segar. Cara ini lebih baik meskipun lama belajar hanya 1 jam dari pada belajar selama 3 jam namun badan terasa letih.
10.  Pada saat orang-orang yahudi kehabisan energy, mereka akan beristirahat dan membiarkan pikiran mereka beristirahat sepenuhnya. Artinya orang-orang yahudi tidak pernah memaksakan diri untuk belajar bila sedang kelelahan, sumpek, dan sebagainya.
11.  Orang-orang yahudi akan selalu mengulangi apa yang mereka pelajari dan selalu berlatih kembali, kecuali badan dan pikiran mereka sudah terasa letih.

Setelah membaca ini tentu kesimpulan yang dapat di tarik adalah kecerdasan orang-orang yahudi bukanlah mitos atau semata-mata karena takdir tuhan. Kecerdasan di atas rata-rata orang didunia, serta produk-produk kecerdasan yahudi seperti Google, Nokia, Facebook.  

Share:

Saturday, February 13, 2016

Transfer Belajar


menurut L.D Crow and A.Crow :
( pemindahan-pemindahan kebiasaan berpikir, perasaan atau pekerjaan, ilmu pengetahuan atau keterampilan, dari suatu ke keadaan belajar yang lain biasannya di sebut transfer latihan/ balajar).
     Pemindahan hasil belajar itu sebenarnya bias terjadi dari mata pelajaran satu ke mata pelajaran yang lain atau kehidupan nyata di luar sekolah.
1.      Tiga macam-macam transfer
a.      Transfer positif
Dikatakan positif jika hasil belajar dalam satu meta belajar tertentu membantu terhadap mata pelajaran/ situasi yang lain.
b.      Transfer negative
Apabila hasil belajar dalam satu bidang studi menggangu, memperlambat atau mempersulit bidang studi lain dikatakan negative.
2.      Teori-teori belajar
Secara umum para ahli berpendapat bahwa transfer dalam belajar itu bias terjadi, akan tetapi, apa sebenarnya hakekat transfer itu dan bagaimana dalam belajar, mereka berbeda pendirian.
Pendapat mereka secara garis besar dapat di bedakan menjadi tiga, sebagai berikut :
a.      Teori disiplin formal/ ilmu jiwa daya
Bertitik tolak dari anggapan bahwa jiwa manusia terdiri dari berbagai daya, daya mengingat, daya berpikir, dan lain-lain, maka mereka beranggapan bahwa transfer hanya bias terjadi bila daya-daya tersebut dapat diperkuat dan “ disiplinkan” dengan latihan-latihan yang keras dan terus-menerus. Setelah daya-daya itu terlatih maka akan mudah terjadi transfer secara otomatis ke bidang-bidang lain.
b.      Ilmu jiwa asosiasi
Wiliam james dan Edward thordike tidak sependapat dengan pandangan sekelompok ahli jiwa daya, kedua tokoh ini lalu mengkritik antara lain sebagai berikut :
1.      Daya ingat tidak dapat diperkuat melalui latihan.
2.      Pelajaran bahasa latin misalnya tidak akan menaikan IQ
3.      Ilmu-ilmu dalam bidang tertentu bila di tunjuk dengan istilah ilmu jiwa daya mereka telah terlatih ternyata lemah dan tidak mampu mengamati menganalisa dalam bidang-bidang lain, ini berarti transfer secara otomatis tidak terjadi.
Kemudian kelompok asosiasi ini berpendapat bahwa transfer hanya akan terjadi bila dalam situasi yang baru terdapat unsur-unsur yang sama dengan situasi terdahulu yang telah dipelajari, misalnya individu yang telah lihai naik motor, ia tidak akan mengalami kesulitan bila mengendarai speda motor yang lain.
c.       Teori generalisasi
Peletak pandangan ini adalah Charles judd, ia beranggapan bahwa transfer bisa terjadi bila situasi baru dan situasi lama yang telah dipelajari mempunyai kesamaan prinsip, pola atau struktur,tidak kesamaan unsur-unsur. Seorang memahami prinsip demokrasi akan mampu mengamalkan dalam situasi yang berbeda, demikian pula prinsisp ekonomi, hukum, pendidikan dan lain-lain.

3.      Factor-faktor yang mempengaruhi terjadinya transfer
a.      Intelegensi
Individu yang lancer dan pandai biasanya mampu menganalisa dan melihat hubungan-hubungan logis, ia segera melihat unsur-unsur yang sama serta pola dasar atau kaidah hokum, hingga sangat muda terjadi transfer.
b.      Sikap
Meskipun orang mengerti dan memahami sesuatu serta hubungannya dengan yang lain, tetapi pendirian atau kecenderungan menolak/sikap negative, maka transfer tidak akan terjadi, demikian sebaliknya.
c.       Materi pelajaran
Biasanya mata pelajaran yang mempunyai daerah berdekatan misalnya matematika dengan statistik, ilmu jiwa social dengan sosiologi lebih mudah terjadi transper.
d.       System penyampaian guru
Pendidikan yang senantiasa menunjukan hubungan antara pelajaran yang sedang dipelajari dengan mata pelajaran lain atau dengang menunjukan kehidupan nyata yang dialami anak, biasanya lebih membantu terjadinya transfer.

4.      Prinsip-prinsip belajar
a.       Belajar akan berhasil jika di sertai dengan kemauan dan tujuan tertentu
b.      Belajar akan lebih berhasil jika memberi sukses dan menyenangkan
c.       Dalam proses belajar memerlukan bantuan dan bimbingan orang lain.
d.      Hasil belajar di buktikan dengan adanya perubahan dalam diri pelajar
e.       Ulangan dan latihan perlu akan tetapi harus didahului oleh pemahaman


Selamat berjihad mengamalkan ilmunya wahai para pejuang islam, janga pernah berkata lelah selama anda bisa ! 
Share:

Thursday, February 11, 2016

Luruskan Niat



Setiap manusia pasti punya tujuan masing-masing, ada yang ingin jadi pengusaha ada juga yang ingin jadi presiden bisa jadi seperti itu, pasti setiap manusia itu berbeda-beda tujuannya. Dalam masalah ini yang harus di perhatikan yaitu bagaimana caranya agar setiap yang anda kerjakan menjadi pahala atau ganjaran, yang pasti ketika anda melakukan sesuatu itu harus tau tujuan dan bagaimana kedepannya.


Ketika anda mengerjakan sesuatu itu harus tau tujuannya masing-masing karena mengerjakan suatu pekerjaan itu bukan jarak panjang jadi anda jangan smapai mengerjakan sesuatu itu cuman memikirkan kebutuhan sementara. ketika anda mempunyai pekerjaan atau anda seorang mahasiswa, ataupun pelajar hal yang anda ketahui yang
1.       Tumbuhkan rasa kemauan yang tinggi
Anda harus bisa menumbuhkan rasa kemauan yang tinggi bahwa ketika anda di berikan suatu pekerjaan ataupun kelebihan oleh allah anda harus bisa bersyukur kepadanya caranya anda harus bisa meningkatkan ibadah anda dan jangan lupa berdo’a kepadaNya.
2.      Tumbuhkan rasa memberi
Ketika anda sudah melaksanakan yang pertama di atas anda harus bisa menimbulkan rasa memberi ini karena banyak orang disekitar kita yang kekurangan atau bisa jadi tidak sekolah, dan tidak mempunyai pekerjaan. yang  harus anda lakukan adalah memberikan peluang untuk bisa menolong orang tersebut agar tidak menjadi seperti itu.
3.        Berpikir positif
hal yang harus dilakukan setiap manusia itu adalah berpikir positif karena otak manusia itu mempunyai suatu kelebihan dari tuhan kita yaitu anda harus bisa memanfaatkan otak anda dengan cara selalu berpikir positif yaitu dengan cara anda jangan pernah berpikir jelek yang dampaknya akan patal karena berpikir negatif.

Inilah yang harus di laksanakan oleh manusia karena tiga ini akan membawa anda ke dalam kebahagiaan di sisi lain ketika anda melakukan suatu pekerjaan hal yang paling penting yaitu luruskan dulu niat anda, ketika anda bekerja niat anda harus benar jangan sampai niat anda ingin menjadi orang kaya sedunia, mungkin ingin jadi pemimpin suatu lembaga, Atau dalam masalah sekolah, mahasiswa anda juga harus bisa meluruskan niat anda, anda seperti ini itu untuk apa? Apa tujuan anda bekerja?apa tujuan anda sekolah? Apa tujuan anda menjadi mahasiswa? Dan lain sebagainya , luruskan niat anda oke. jangan sampai ketika sekolah tujuannya cuman main, cuman ingin jadi yang hebat, sombong atau bisa jadi tujuan anda sekolah cari jodoh. luruskan niat anda ketika belajar luruskan niat anda untuk mencari ilmu, jangan sampai salah niat karena kalau salah niat, yang pertama ketika salah niat anda mungkin bisa jadi kalau tujuannya salah anda bisa mendapatkannya, tetapi kalau niatnya baik pasti anda akan mendapatkan ilmu dan ganjaran dari Allah. 
Share:

Kejujuran Membawa Keberhasilan



Dalam bahasa arab dikenal dengan istilah shidiq (ash-shidqu) artinya benar atau jujur, lawan dari dusta atau bohong. Seorang muslim dituntut selalu berada dalam keadaan benar lahir batin. Bner hati, benar perkataan , dan benar perbuatan. Antara hati dan perkataan harus sama, tidak boleh berbeda, apalagi antara perkataan dan perbuatan.
Dalam masalah ini bukan hanya hal biasa saja tetapi di dalam islam udah di perintahkan bahwa umat islam di ajarkan untuk berkata jujur dalam segala hal, mau itu kejujuran jelek atau kejujuran baik. Seperti halnya Rasulullah saw bersabda dalm hadits nya “ tanda-tanda orang munafik itu ada tiga, yaitu : apabila berkata berdusta, bila berjanji ingkar, dan diberi amanat dia berhianat”. (HR. Muttafakun alaihi )
Sobat, jangan sampai anda terjerumus dari salah satu dari ciri-ciri orang munafiq ini karena sangat berbahaya sekalai, itu sebabnya rasulullah mengajarkan kepada kita agar setiap yang kita lakukan ini harus di sertai dengan kejujuran selain mendapatkan kebahagiaan, jujur juga dapat membawa anda ke dalam pintu kesuksesan karena orang-orang yang sukses di dunia ini tipsnya yaitu menerapkan rasa kejujuran dalam hatinya.

Inilah bukti dari allah  untuk umat islam bahwa umat islam di tuntun untuk mempelajari akhlaq, karena sangat penting masalah akhlaq ini akhlaq mengajarkan kita untuk menghargai, mempelajari dan lain sebagainya karena akhlaqlah yang akan terlihat ketika anda melakukan segala sesuatu mau itu masalah perkataan. Berusalah anda dalam masalah jujur ini dengan sekuat tenaga jadikan muslim ini sebagai muslim yang memgang rasa kejujuran, ingatlah satu hal bahwa suatu saat orang lain akan memberikan kepercayaan kepada anda bahwa ini adalah balasan untuk anda bahwa anda sudah jujur dalam masalah apapun, selain itu orang lainpun akan menghargai anda.

            Oke sobat, tanamkan dalam hati anda bahwa setiap yang anda lakukan itu harus di barengi dengan rasa jujur karena kelkuan yang jujurlah yang akan menentukan anda berhasil atau tidak, suatu saat anda akan merasakan bahwa sikap jujurlah yang menyelamatkan anda untuk bisa melakukan sesuatu yang pastinya yang manfaat yang tidak membawa anda kedalam api neraka. Berjanjilah dalam hati anda bahwa saya melakukan sesuatu dengan rasa kejujuran saya akan berhasil dalam masalah apapun.   

Share:
Powered by Blogger.

Sample Text


Image Post

Business

About us

Entertainment

Recent

Famous Posts

Facebook

Most Popular

Blogger templates